Mobil ekspedisi sebagai kendaraan operasional sangat diandalkan untuk keberlangsungan bisnis ekspedisi. Semakin banyak e-comerce semakin dibutuhkan pula jasa pengiriman barang. Akan tetapi mobil ekspedisi bisa mengalami gejala-gejala kerusakan. Karena mobil ekspedisi biasanya digunakan untuk menampung muatan dalam jumlah banyak jadi memerlukan perawatan berkala.

Nah, Anda perlu tahu beberapa tanda yang menyebabkan mesin mobil ekspedisi cepat rusak. Dengan mengetahui tanda-tandanya Anda dapat meminimalisir terjadinya kerusakan yang lebih parah.

Penyebab Mesin Mobil Ekspedisi Cepat Rusak

Mesin Mobil Ekspedisi Cepat Rusak. Sumber: goodnewsfromindonesia.id
Mesin Mobil Ekspedisi Cepat Rusak. Sumber: goodnewsfromindonesia.id

Meskipun mobil ekspedisi terbilang tangguh, namun bukan berarti tidak memerlukan suatu perawatan. Akibat jika tidak memerhatikan kondisi mobil bisa membuat mesin mobil jadi rusak. Jadi berikut ini beberapa penyebab mesin mobil cepat rusak.

1. Tidak Melakukan Service Secara Berkala

Perawatan yang kurang maksimal menjadi penyebab umum mudah terjadinya kerusakan mesin mobil. Maka Anda harus rajin service mobil. Jangan menganggap sepele terkait service ini, karena dengan service dapat mendeteksi kerusakan dini terkait mesin mobil ekspedisi Anda.

2. Kebocoran Radiator Mobil Ekspedisi

Kebocoran di sektor radiator juga menyebabkan mobil cepat rusak. Kerusakan bisa jadi karena adanya penyumbatan di selang radiator. Jika hal ini terjadi maka akan membuat mesin mobil cepat panas dan cepat rusak. Tidak hanya itu, penggunaan cairan radiator yang sembarangan bisa memicu mobil cepat panas. Agar tidak terjadi kerusakan yang parah sebaiknya segera datang ke teknisi mesin untuk mengecek apakah terjadi kerusakan pada radiator. Teknisi mesin biasanya adalah seorang ahli profesional dari jurusan teknik mesin. Jadi Anda dapat mempercayakan pada teknisi mesin tersebut.

3. Kerusakan Kipas Radiator

radiator yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya dapat memicu kerusakan sensor switching. Kerusakan ini dapat berimbas pada tidak dapat membaca tindakan yang sesuai. Jadi, kipas pendingin pada radiator tidak berputar dengan normal. Maka penting bagi Anda untuk selalumengecek kipas radiator secara berkala dengan cara bersihkan dari debu dan kotoran.

4. Kerusakan Thermostat

Thermostat pada mobil memiliki fungsi untuk mengukur suhu. Jadi thermostat sangat berperan penting dalam engine cooling. Tentu saja jika thermostat rusak maka pengukuran temperatur tidak tepat.

5. Menggunakan Oli Mobil yang Kurang Berkualitas

Jangan sepelekan masalah oli mobil. Sebab, oli merupakan komponen utama pada mesin mobil untuk mengontrol panas mesin. Jika Anda menggunakan oli yang kurang berkualitas maka bisa jadi oli tidak mampu menahan yang dihasilkan oleh mesin. Hal ini dapat memicu terjadinya oli mobil yang cepat berkurang yang menyebabkan kinerja mobil terganggu.

Oli yang Berkualitas. Sumber: Blibli.com.
Oli yang Berkualitas. Sumber: Blibli.com.

Beberapa hal yang bisa terjadi akibat sering telat mengganti oli. Pertama, akan terjadi gesekan berlebihan pada piston dan dinding liner. Pada akhirnya oli mesin sudah tidak mampu lagi meredam gesekan dan panas yang tercipta. Sehingga menyebabkan piston dan ring mengalami keausan dan muncul baret.

Kedua, jika oli terlambat untuk diganti maka metal dapat rusak. Gesekan tinggi pada metal duduk dan metal jalan akan terkikis. Jika metal terkikis membuat suara mesin menjadi kasar.

Ketiga, oli mesin yang sering telat diganti dapat membentuk sludge. Oli mesin yang sudah terlalu jenuh ini lambat laun akan menutup aliran oli mesin. Bahaya yang dapat terjadi ialah pompa oli bisa macet.

6. Menggunakan Bahan Bakar yang Kurang Tepat

Menggunakan BBM yang tidak memenuhi standar pabrik bisa menyebabkan kerusakan mesin mobil. Karena BBM sendiri berpengaruh terhadap sistem pembakaran. Jika dibiarkan lama-lama bisa menimbulkan terjadinya overheating. Maka selalu usahakan untuk menggunakan BBM dengan kadar oktan yang direkomendasikan oleh spesifikasi mobil Anda.

Mobil ekspedisi dengan keadaan bagus maka akan siap untuk mengantarkan barang-barang.
Lalu, bagaimana cara merawat supaya tetap awet dan bekerja dengan optimal?

Tips Merawat Mesin Mobil Ekspedisi

Tips Merawat Mesin Ekspedisi. Sumber: komerce.id.
Tips Merawat Mesin Ekspedisi. Sumber: komerce.id.

Mesin mobil yang sering digunakan tentu membutuhkan perawatan yang bagus. Bagi Anda yang menyukai dunia otomotif mungkin sudah tau betapa pentingnya menjaga mesin mobil. Mesin mobi, berpengaruh untuk menggerakkan agar mobil bisa berjalan di berbagai medan, tetap awet dan dalam keadaan baik. Agar dapat merawat mesin mobil tetap optimal Anda dapat melakukan tips perawatan berikut ini.

1. Melakukan Pemanasan Mesin Mobil Ekspedisi

Mesin mobil harus rutin dipanaskan terutama saat akan digunakan. Langsung menjalankan mobil yang baru menyala kurang baik bagi kondisi mesin. Dengan memanaskan mesin dapat menyiapkan komponen-komponen mesin agar benar-benar siap untuk dijalankan.

Ketika memanaskan mesin sebelum digunakan sama dengan memberi waktu oli untuk naik dan mencapai sela-sela mesin. Hal tersebut menjadikan mesin terlumasi dan benar-benar siap digunakan.

2. Rutin Membersihkan Filter Udara

Agar mesin lebih terawat di bagian pembakaran sistem injeksi dan karburator maka sangat penting untuk rutin membersihkan filter udara. Filter udara sendiri berfungsi sebagai tempat disaringnya udara yang membantu proses pembakaran mesin. Filter udara yang jarang dibersihkan dapat membuat proses pembakaran mesin menjadi kurang optimal. Sehingga, performa dari mesin akan berkurang.

3. Rutin Mengganti Oli

Oli berpengaruh terhadap kualitas mesin. Menggunakan oli yang sudah kotor mengurangi fungsi pelumasan menjadi kurang optimal. Hal ini dapat menjadikan mesin lebih mudah rusak. Maka jangan abaikan penggantian oli ya.

4. Rajin Membersihkan Mobil

Tips merawat mesin truk selanjutnya adalah jangan malas untuk membersihkan semua bagian truk terutama mesin. Pembersihan rutin ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kotoran-kotoran yang menempel pada bagian mesin mobil. Jika tidak dibersihkan terlalu lama akan dapat merusak mesin secara permanen. Lakukan pembersihan setelah mobil selesai melakukan perjalanan. Bersihkan area mesin hingga ke sela-sela yang sulit di jangkau.

Termasuk dalam hal ini adalah menempatkan atau memarkirkan armada ekspedisi pada bangunan carport yang layak sebagai bagian dari upaya preventif perlindungan bodi mobil.

5. Melakukan Servis Rutin Mobil Ekspedisi

Usahakan untuk selalu melakukan servis secara rutin. Lebih baik lakukan pencegahan kerusakan dengan selalu merawat komponen mesin secara teratur. Dengan melakukan service, mesin mobil menjadi lebih awet dan bekerja dengan optimal.

Nah itu tadi beberapa kerusakan mobil ekspedisi yang sering terjadi. Semoga dengan artikel ini dapat menyadarkan betapa pentingnya memperhatikan mesin mobil agar tetap awet dan tidak terjadi kerusakan yang parah. Jangan lupa berbagi informasi untuk kebaikan bersama.